Pengertian Paragraf Deskripsi
Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga
pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.
Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri seperti:
- Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
- Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
- Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
- Pola pengembangan paragraf deskripsi:
- Paragraf Deskripsi Spasial, paragraf ini menggambarkan objek kusus ruangan, benda atau tempat.
- Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.
- Paragraf Deskripsi Objektif, paragraf ini menggambarkan objek dengan apa adanya atau sebenarnya.
Paragraf deskripsi mempunyai ciri-ciri yang khas yaitu bertujuan untuk melukiskan suatu objek.
- Dalam paragraf deskripsi, hal-hal yang menyentuh panca indra (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, atau peraba) dijelaskan secara terperinci.
- Menyajikan urutan ruang. penggambaran berupa perincian di susun secara berurutan.
- Dalam menggambarkan benda atau manusia dapat dengan mengamati bentuk, warna, dan keadaan obyek secara detail menurut penangkapan si penu.lis.
- dalam paragraf deskripsi unsur perasaan lebih tajam daripada pikiran.
Perhatikan contoh berikut:
Suasana siang ini sangat panas. Matahari terik menyilaukan pandangan, membentuk fatamorgana di atas jalan ini. Angin kering berhembus dari arah barat, menerbangkan debu tebal menyesakkan dada. Tanpa peduli, laki-laki tua itu terus berjalan menyusuri jalan yang berliku-liku ini. kakinya yang telanjang seolah tidak merasakan panas aspal yang memguar. Bajunya hitam lusuh, dengan membawa buntalann kain yang ia sandangkan di bahunya. Wajahnya tirus, badannya kurus kering, kaki-kakinya yang kecil diseret selangkah demi selangkah. Sesekali dia berhenti karena batuk yang menyiksa....
Cobalah membuat karangan deskripsi dengan melihat gambar berikut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar